Jumat, 09 November 2018

Perhitungan indeks massa tubuh (IMT)


Pengertian  IMT
IMT merupakan perbandingan antara berat badaan dengan tinggi badan kuadrat .
  Cara pengukuran adalah : 

                           IMT =         Berat badan (kg)
                                              Tinggi badan ( cm )

Contoh perhitungan berat badan ideal dengan IMT

Misalkan ada seseorang dengan tinggi 165 cm memiliki berat badan 73 kg. Apabilah kita ingin menghitung IMT orang tersebut ,maka berikut ini adalah proses perhitungan .
Berat badan   = 67 kg
Tinggi badan =165=1,65
IMT= Berat Badan / (Tinggi Badan x Tinggi Badan ) = 67/(1,65x1,65)
IMT= 24,6
Tabel 1.1
Nilai IMT
Artinya
18,4 kebawah
Berat badan kurang
18,5-24,9
Berat badan ideal
25- 29,9
Berat badan lebih
30-39,9
Berat badan gemuk
40 keatas
Sangat gemuk
Tabel 1.1 di atas Nilai IMT secara umum
Tabel 1.2
Perempuan
Kurus <17 kg/m
Normal 17-23 kg/m
Kegemukan 23-27 kg/m
Obesitas >27 kg/m
Laki – laki
Kurus <18 kg/m
Normal 18-25 kg/m
Kegemukan 25-27 kg/m
Obesitas 27 kg/m

Menurut tabel 1.2 diatas berdasarkan departemen kesehatan RI 2003


 
Kategori IMT
Klarifikasi
<17,0
Kurus (kekurangan berat badan tingkat berat )
17,0- 18,4
Kurus ( kekurangan berat badan tingkat ringan )
18,5-25,0
Normal
25,1-27,0
Kegemukan (kelebihan berat badan tingkat ringan )
>27,0
Gemuk (kelebihan berat badan tingkat berat )
Tabel 1.3

Tabel 1.3 diatas menurut klarifikasi IMT dewasa menurut kemenkes RI.2003















Kelemahan penggunaan IMT
                     Penggunaan IMT mempunyai kelemahan dalam menetukan obesitas. Kita tahu bahwa obesitas adalah kelebihan lemak tubuh. IMT hanya mengukur berat badab dan tinggi badan . kelebihan berat badan tidak selalu identik dengan kelebihan lemak. Berat badan terdiri dari lemak,air,mineral misalnya pada olahragawan biasa memiliki komposis lemak tubuh relatif rendah dan komposisi otot nya tinggi . pada orang sangat aktif IMT yang tinggi tidak berati kelebihan lemak atau bukan obes. 



Kelebihan penggunaan IMT
1.      Biaya yang diperlukan tidak mahal
2.      Untuk mendapatkan nilai pengukuran,hanya diperlukan data berat badan dan tinggi badan seseorang .
3.      Mudah dikerjakan dan hasil bacaan adalah sesuai nilai standar yang telah dinyatakan pada tabel IMT.